Bagi goweser terutama pemula, mengenal nama-nama bagian sepeda MTB sangatlah penting untuk dilakukan. Hal ini agar nantinya apabila ingin upgrade part sepeda MTB atau apabila terdapat komponen sepeda yang rusak, maka pemilik sepeda dapat mengetahui part apa yang rusak dan segera dapat mencarinya di toko sepeda. Dengan mengetahui nama-nama serta apa fungsi komponen dalam sepeda MTB, maka goweser akan lebih mudah mengenali sepeda miliknya. Nah, berikut ini adalah daftar bagian sepeda MTB yang perlu sobat gowes ketahui mulai dari ujung depan sampai ujung belakang sepeda.

Daftar Bagian Sepeda MTB


Bagian pada kemudi sepeda


Bagian pertama yang perlu sobat ketahui adalah di bagian kemudi sepeda. Berikut adalah beberapa komponen yang ada di kemudi sepeda MTB.

Handlebar. Handlebar atau stang sepeda MTB adalah bagian yang berfungsi untuk mengemudikan sepeda MTB. Panjang Handlebar pada sepeda gunung bervariasi, semakin panjang handlebar tentunya akan berdampak pada posisi badan di sepeda. Panjang handlebar ini disesuaikan dengan kebutuhan pemilik dan kenyamanan pada saat mengendarai sepeda. Biasanya untuk sepeda gunung panjang handlebarnya antara 68 cm - 80 cm.

Handgrip. Handgrip adalah bagian dari sepeda gunung yang berada di ujung handlebar yang berfungsi sebagai tempat pegangan tangan kita. Handgrip sepeda gunung juga bermacam-macam ada yang terbuat dari karet tanpa pengunci, ada yang pakai pengunci, dan ada yang dilengkapi tutup handgrip.

Stem. Stem ini berada di tengah-tengah handlebar dan berfungsi untuk menghubungkan fork dengan handlebar. Stem jenisnya juga bermacam-macam dengan panjang yang juga bermacam-macam. Untuk sepeda gunung jenis XC biasanya memiliki stem yang cukup panjang, sementara untuk sepeda gunung jenis AM, Enduro, dan Downhill biasanya memiliki stem yang pendek.

Shifter. Shifter adalah komponen pada sepeda MTB yang berfungsi untuk memindahkan gigi (sprocket). Shifter ini terletak pada handlebar, untuk jumlah gigi/transmisi tergantung dari sprocket. Untuk sepeda MTB biasanya sprocket yang digunakan mulai dari 7 hingga 11.

Brake lever. Brake lever adalah tuas untuk pengereman pada sepeda MTB. Brake lever ada yang langsung menyatu dengan shifter, namun ada juga yang terpisah tergantung dari model dan pabrikan brake lever.

Fork. Fork atau suspensi pada sepeda MTB berfungsi untuk meredam getaran yang berasal dari roda bagian depan sepeda. Fork juga memiliki jenis yang bermacam-macam dengan peruntukan masing-masing. Untuk jenis fork sepeda MTB akan kami bahas secara mendetail pada artikel tersendiri agar sobat gowes lebih memahaminya.

Rims. Rims sering juga disebut velg pada sepeda MTB. Untuk jenis-jenis rims juga bermacam-macam baik dari jumlah lubang jari-jari, double wall/single wall, material yang digunakan, dll. Ukuran dari rims juga bermacam-macam mulai dari ukuran 26, 27.5, dan 29er.

Spokes / jari-jari. Spokes adalah jari-jari yang menghubungkan antara rims dengan hub/freehub.

Hub. Hub ini yang membuat roda sepeda gunung dapat berputar dengan lancar. Hub untuk sepeda MTB terletak pada bagian depan, sedangkan untuk bagian belakang disebut dengan freehub.

Tires. Tires adalah ban pada sepeda gunung dengan motif bermacam-macam tergantung pada medan yang digunakan. Ukuran ban sepeda gunung juga harus menyesuaikan dengan rims yang digunakan apakah berukuran 26, 27.5 atau 29er.

Disc brake/rotor. Ini adalah piringan untuk rem sepeda MTB. Kebanyakan sepeda gunung menggunakan pengereman dengan jenis disc brake. Namun untuk sepeda gunung tipe lama terkadang banyak juga yang menggunakan rem berjenis v-brake.

Bagian Tengah Sepeda Gunung


Frame. Frame adalah rangka sepeda gunung yang terletak di tengah. Untuk frame sepeda gunung terdapat 2 tipe yakni hardtail dan soft tail. Bagian-bagian frame pada sepeda MTB antara lain top tube, down tube, dan headset.

Front derailleur (FD). Front Derailleur sering disingkat dengan FD adalah komponen sepeda gunung yang berfungsi untuk memindahkan gigi bagian depan. Biasanya terdiri dari 3 speed, namun banyak juga goweser yang tidak menggunakan komponen ini dikarenakan menggunakan single crank.

Crankset. Crankset adalah kumpulan dari beberapa part sepeda yang bekerjanya berkaitan. Letaknya di bagian tengah bawah sepeda yang terdiri dari Bottom Bracket (BB), Crank, Crank Arm, dan Pedal.

Saddle. Saddle adalah tempat duduk untuk pengguna sepeda.

Seatpost. Seatpost adalah komponen yang menghubungkan antara saddle dengan frame sepeda MTB. Ukuran dari seatpost juga bermacam-macam dan harus menyesuaikan besar lubang pada frame sepeda.

Bagian Belakang Sepeda Gunung


Rear Derailleur (RD). Rear Derailleur sering disebut RD yang berfungsi untuk memindahkan gigi bagian belakang. Jenis-jenis RD bermacam-macam mulai dari 7 speed sampai 11 speed dan jenisnya ada yang long cage, medium cage, dan short cage.

Chain. Chain adalah rantai sepeda yang menghubungkan antara roda belakang ke crank. Panjang dan tebal rantai sepeda juga menyesuaikan dengan sprocket yang dipakai.

Sprocket. Sprocket ini adalah transmisi pada sepeda gunung dengan speed yang berbeda-beda dan juga jumlah gigi sprocket yang berbeda di tiap speed nya.

Freehub. Freehub adalah hub pada bagian belakang yang menghubungkan rims dengan sprocket. Freehub untuk sepeda gunung harus sesuai dengan lubang pada rims serta disesuaikan dengan speed pada sprocket.

Itulah istilah komponen pada sepeda gunung yang harus sobat gowes tahu. Penjelasan komponen diatas masih bersifat umum, karena apabila dijabarkan secara detail maka artikel ini menjadi sangat panjang. Penjelasan mendetail untuk masing-masing komponen sepeda gunung akan ditulis dalam artikel tersendiri sehingga sobat gowes dapat lebih memahami satu per satu komponen baik dari jenis, fungsi, ukuran, dan sebagainya.